Wednesday, February 24, 2010

ADIL DAN BAHAGIA

Assalamualaikum...

Hari ni, baru aku sedar yang kehidupan ni tak pernah adil. Cuma kita aje yang mampu mencorakkannya menjadi adil. Mungkin untuk orang lain atau untuk diri sendiri. Kadang2 kita tak pernah adil dengan diri kita sendiri. Kita tak pernah cuba untuk beri peluang pada diri untuk berlaku adil. Menyalahkan orang lain atas kesilapan sendiri, marahkan orang lain kerana ketakutan kita sendiri. Adilkah kita pada diri sendiri?

Jangan pernah sekali kita cuba menyalahkan orang lain andai kita sendiri belum bersedia untuk mengaku salah kita. Jangan pernah cuba menmencari kesalahan orang andai diri tak cukup sempurna untuk segalanya. Aku tak mmpu untuk luahkan segalanya, namun aku mengerti yang hidup ini hanya adil bila mana kita adil pada diri sendiri dan bahagia itu akan hadir bila kita mampu memaafkan orang lain dengan ikhlas.....

Tuesday, February 23, 2010

KETIKA IKHWAH JATUH CINTA

Suatu ketika, dalam majlis koordinasi seorang akhwat berkata pada mas'ul dakwahnya, “akhi, ana ga bisa lagi berinteraksi dengan akh fulan”. Suara akhwat itu bergetar. Nyata sekali menekan perasaannya.”Pekan lalu, ikhwan tersebut membuat pengakuan yang membuat ana merasa risi dan….Afwan, terus terang juga tersinggung.” Sesaat kemudian suara dibalik hijab itu mengatakan….ia jatuh cinta pada ana.”

Mas'ul tersebut terkejut, tapi ditekannya getar suaranya. Ia berusaha tetap tenang. “Sabar ukhti, jangan terlalu diambil hati. Mungkin maksudnya tidak seperti yang anti bayangkan.” Sang mas'ul mencoba menenangkan terutama untuk dirinya sendiri.

“Afwan…ana tidak menangkap maksud lain dari perkataannya. Ikhwan itu mungkin tidak pernah berpikir dampak perkataannya. Kata-kata itu membuat ana sedikit banyak merasa gagal menjaga hijab ana, gagal menjaga komitmen dan menjadi penyebab fitnah. Padahal, ana hanya berusaha menjadi bagian dari perputaran dakwah ini.” sang akhwat kini mulai tersedak terbata.

“Ya sudah…Ana berharap anti tetap istiqamah dengan kenyataan ini, ana tidak ingin kehilangan tim dakwah oleh permasalahan seperti ini”. Mas'ul itu membuat keputusan, “ana akan ajak bicara langsung akh fulan”
Beberapa Waktu berlalu, ketika akhirnya mas'ul tersebut mendatangi dulan yang bersangkutan. Sang Akh berkata, “Ana memang menyatakan hal tersebut, tapi apakah itu suatu kesalahan?”

Sang mas'ul berusaha menanggapinya searif mungkin. “Ana tidak menyalahkan perasaan antum. Kita semua berhak memiliki perasaan itu. Pertanyaan ana adalah, apakah antum sudah siap ketika menyatakan perasaan itu. Apakah antum mengatakannya dengan orientasi bersih yang menjamin hak-hak saudari antum. Hak perasaan dan hak pembinaannya. Apakah antum menyampaikan kepada pembina antum untuk diseriuskan?. Apakah antum sudah siap berkeluarga. Apakah antum sudah berusaha menjaga kemungkinan fitnah dari pernyataan antum, baik terhadap ikhwah lain maupun terhadap dakwah????” Mas'ul tersebut membuat penekanan substansial. ” Akhi bagi kita perasaan itu tidak semurah tayangan sinetron atau bacaan picisan dalam novel-novel. Bagi kita perasaan itu adalah bagian dari kemuliaan yang Allah tetapkan untuk pejuang dakwah. Perasaan itulah yang melandasi ekspansi dakwah dan jaminan kemuliaan Allah SWT. Perasaan itulah yang mengeksiskan kita dengan beban berat amanah ini. Maka Jagalah perasaan itu tetap suci dan mensucikan.”

Cinta Aktivis Dakwah

Bagaimana ketika perasaan itu hadir. Bukankah ia datang tanpa pernah diundang dan dikehendaki?
Jatuh cinta bagi aktivis dakwah bukanlah perkara sederhana. Dalam konteks dakwah, jatuh cinta adalah gerbang ekspansi pergerakan. Dalam konteks pembinaan, jatuh cinta adalah naik marhalah pembinaan. Dalam konteks keimanan, jatuh cinta adalah bukti ketundukan kepada sunnah Rosullulah saw dan jalan meraih ridho Allah SWT.

Ketika aktivis dakwah jatuh cinta, maka tuntas sudah urusan prioritas cinta. Jelas, Allah, Rosullah dan jihad fii sabilillah adalah yang utama. Jika ia ada dalam keadaan tersebut, maka berkahlah perasaannya, berkahlah cintanya dan berkahlah amal yang terwujud dalam cinta tersebut. Jika jatuh cintanya tidak dalam kerangka tersebut, maka cinta menjelma menjadi fitnah baginya, fitnah bagi ummat, dan fitnah bagi dakwah. Karenannya jatuh cinta bagi aktivis dakwah bukan perkara sederhana.

Ketika Ikhwan mulai bergetar hatinya terhadap akhwat dan demikian sebaliknya. Ketika itulah cinta ‘lain' muncul dalam dirinya. Cinta inilah yang akan kita bahas disini. Yaitu sebuah karunia dari kelembutan hati dan perasaan manusia. Suatu karunia Allah yang membutuhkan bingkai yg jelas. Sebab terlalu banyak pengagung cinta ini yang kemudian menjadi hamba yang tersesat. Bagi aktivis dakwah, cinta lawan jenis adalah perasaan yang lahir dari tuntutan fitrah, tidak lepas dari kerangka pembinaan dan dakwah. Suatu perasaan produktif yang dengan indah dikemukakan oleh ibunda kartini,” …akan lebih banyak lagi yang dapat saya kerjakan untuk bangsa ini, bila saya ada disamping laki-laki yg cakap, lebih banyak kata saya…..daripada yang saya usahakan sebagai perempuan yg berdiri sendiri..”

Cinta memiliki 2 mata pedang. Satu sisinya adalah rahmat dengan jaminan kesempurnaan agama dan disisi lainnya adalah gerbang fitnah dan kehidupan yg sengsara. Karenanya jatuh cinta membutuhkan kesiapan dan persiapan. Bagi setiap aktivis dakwah, bertanyalah dahulu kepada diri sendiri, sudah siapkah jatuh cinta???jangan sampai kita lupa, bahwa segala sesuatu yang melingkupi diri kita, perkataan, perbuatan, maupun perasaan adalah bagian dari deklarasi nilai diri sebagai generasi dakwah. Sehingga umat selalu mendapatkan satu hal dari apapun pentas kehidupan kita, yaitu kemuliaan Islam dan kemuliaan kita karena memuliakan Islam.

Deklarasi Cinta

Sekarang adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendeklarasikan cinta diatas koridor yang bersih. Jika proses dan seruan dakwah senantiasa mengusung pembenahan kepribadiaan manusia, maka layaklah kita tempatkan tema cinta dalam tempat utama. Kita sadari kerusakan prilaku generasi hari ini, sebagian besar dilandasi oleh salah tafsir tentang cinta. Terlalu banyak penyimpangan terjadi, karena cinta didewakan dan dijadikan kewajaran melakukan pelanggaran. Dan tema tayangan pun mendeklarasikan cinta yang dangkal. Hanya ada cinta untuk sebuah persaingan, sengketa. Sementara cinta untuk sebuah kemuliaan, kerja keras dan pengorbanan, serta jembatan jalan kesurga dan kemuliaan Allah, tidak pernah mendapat tempat disana.

Sudah cukup banyak pentas kejujuran kita lakukan. Sudah terbilang jumlah pengakuan keutamaan kita, sebuah dakwah yang kita gagas, Sudah banyak potret keluarga yg baru dalam masyarakat yg kita tampilkan. Namun berapa banyak deklarasi cinta yang sudah kita nyatakan. Cinta masih menjadi topik ‘asing' dalam dakwah kita. Wajah, warna, ekspresi dan nuansa cinta kita masih terkesan ‘misteri. Pertanyaan sederhana, “Gimana sih, kok kamu bisa nikah sama dia, Emang kamu cinta sama dia?”, dapat kita jadikan indikator miskinnya kita mengkampanyekan cinta suci dalam dakwah ini.

Pernyataan ‘Nikah dulu baru pacaran' masih menjadi jargon yang menyimpan pertanyaan misteri, “Bagaimana caranya, emang bisa?”. Sangat sulit bagi masyarakat kita untuk mencerna dan memahami logika jargon tersebut. Terutama karena konsumsi informasi media tayangan, bacaan, diskusi dan interaksi umum, sama sekali bertolak belakang dengan jargon tersebut.

Inilah salah satu alasan penting dan mendesak untuk mengkampanyekan cinta dengan wujud yang baru. Cinta yang lahir sebagai bagian dari penyempurnaan status hamba. Cinta yang diberkahi karena taat kepada sang Penguasa. Cinta yang diberkahi karena taat pada sang penguasa. Cinta yang menjaga diri dari penyimpangan, penyelewengan dan perbuatan ingkar terhadap nikmat Allah yang banyak. Cinta yang berorientasi bukan sekedar jalan berdua, makan, nonton dan seabrek romantika yang berdiri diatas pengkhianatan terhadap nikmat, rezki, dan amanah yang Allah berikan kepada kita.

Kita ingin lebih dalam menjabarkan kepada masyarakan tentang cinta ini. Sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan hasil akhir keluarga dakwah. Biarkan mereka paham tentang perasaan seorang ikhwan terhadap akhwat, tentang perhatian seorang akhwat pada ikhwan, tentang cinta ikhwan-akhwat, tentang romantika ikhwan-akhwat dan tentang landasan kemana cinta itu bermuara. Inilah agenda topik yang harus lebih banyak dibuka dan dibentangkan. Dikenalkan kepada masyarakat berikut mekanisme yang menyertainya. Paling tidak gambaran besar yang menyeluruh dapat dinikmati oleh masyarakat, sehingga mereka bisa mengerti bagaimana proses panjang yang menghasilkan potret keluarga dakwah hari ini.

Epilog

Setiap kita yang mengaku putra-putri Islam, setiap kita yg berjanji dalam kafilah dakwah, setiap kita yang mengikrarkan Allahu Ghoyatuna, maka jatuh cinta dipandang sebagai jalan jihad yang menghantarkan diri kepada cita-cita tertinggi, syahid fi sabililah. Inilah perasaan yang istimewa. Perasaan yang menempatkan kita satu tahap lebih maju. Dengan perasaan ini, kita mengambil jaminan kemuliaan yang ditetapkan Rosullulah. Dengan perasaan ini kita memperluas ruang dakwah kita. Dengan perasaan ini kita naik marhalah dalam dakwah dan pembinaan.
Betapa Allah sangat memuliakan perasaan cinta orang-orang beriman ini. Dengan cinta itu mereka berpadu dalam dakwah. Dengan cinta itu mereka saling tolong menolong dalam kebaikan, dengan cinta itu juga mereka menghiasi Bumi dan kehidupan di atasnya. Dengan itu semua Allah berkahi nikmat itu dengan lahirnya anak-anak shaleh yang memberatkan Bumi dengan kalimat Laa Illaha Ilallah. Inilah potret cinta yang sakinah, mawaddh, warahmah.

jadi…sudah berani jatuh cinta…??

wallahu'alam

p/s : ni bahasa indon ya. a lmaklumla... keje ngan orang indon ni... tak paham leh tanya ye.. huhuhu...

Thursday, February 18, 2010

BILA MULA TERASA PANAS

Assalamualaikum....

Sekarang ni aku agak rajin untuk update blog ni.. Mungkin kerana banyak momentum yang aku boleh ketengahkan dalam blog aku ni. Tapi tak termampu untuk aku tulis semua momentum dan idea yang ade di benak fikiran aku ini. Semuanya kerana masa yang terbatas.

Hari ini, aku nak bercerita tentang PANAS. Ini hanya lah sekadar luahan hati aku dan mungkin juga sedikit fakta yang aku tahu. Nak berfakta aku cukup malas. Perasan tak, beberapa hari ni, cuaca cukup panas. Walhal malam pun, udara panas tu masih terasa.



Ingat masa kau pulang ke kampung. Cukup panas suasana kampung aku. Nama aje kampung, tapi panas. Tapi bukan suasana kampung aku yang panas, tapi rumah aku yang panas kot. Hahaha.. Tapi hakikatnya memang panas. Dah la time aku balik kampung, 4 hari tu air takde. Mau tak panas? Aku hari2 mandi sungai. Best jugak.. Hahaha...

Sebenarnya, bukan kat kampung aku je yang mengalami masalah panas ni. Tapi satu Malaysia mungkin. Aku di Damansara ni pun merasai kepanasan tu. Ade sesetengah tempat terutama di Johor sudah mula berkuat kuasa catuan air. Kemarau dah tiba kawan2.. Aku sebenarnya takot bila dengar kemarau. akau pasti akan fikir kan tanah yang kering kontang akibat kemarau panjang. Amat menggerunkan keadaan seperti itu. Walaupun Jabatan Meteorologi cakap, masalah kemarau atau cuaca panas ni akan berakhir hujung bulan 3, aku tetap takot.. Huhuhu..

Sebenarnya, isu pemanasan global ini bukan perkara biasa. Dah banyak perdebatan tentang isu ini. Tapi, ape tindakan yang diambil orang ramai? Makin banyak pokok ditebang, hutan ditarah hanya kerana nak mengejar pembangunan material. Jangan sampai suatu masa nanti, anak2 kita tidak kenal rupa pokok. Mungkin yang berada di kampung masih rasa bertuah kerana masih dikelilingi hutan, pokok2 yang menghijau, sungai yang mengalir tenang, unggas yang berkicau riang.... Tapi mungkin suatu masa nanti, semua itu akan hilang dek kerakusan manusia yang terlalu inginkan permodenan. Kampung aku juga hampir hilang serinya bila banyak hutan ditebang, sungai yang hampir kering airnya. Mungkin, suatu masa nanti aku takkan dapat lagi merasai keseronokan kampung.

Teringat aku pada lagu HIJAU nyanyian ZAINAL ABIDIN..

Bumi yang tiada rimba
Seumpama hamba
Dia dicemar manusia
Yang jahil ketawa

Bumi yang tiada udara
Bagai tiada nyawa
Pasti hilang suatu hari
Tanpa disedari

Bumi tanpa lautan
Akan kehausan
Pasti lambat laun hilang
Duniaku yang malang

Dewasa ini kita saling merayakan
Kejayaan yang akhirnya membinasakan
Apalah gunanya kematangan fikiran
Bila dijiwa kita masih lagi muda dan mentah
Ku lihat hijau

Bumiku yang kian pudar
Siapa yang melihat
Di kala kita tersedar
Mungkinkah terlewat

Korupsi, oppressi, obsessi diri
Polussi, depressi di bumi kini

Oo... anok-anok
Tok leh meghaso mandi laok
Bersaing main ghama-ghama

Ale lo ni tuo omornyo berjoto
Koto usoho jauh ke daghi malo petako

Ozon lo ni koho nipih nak nak aghi
Keno make asak hok biso, weh
Pase maknusio
Seghemo bendo-bendo di dunio
Tok leh tahe
Sapa bilo-bilo






Cukup la sekadar disini aku berbicara. Pikir2 kan la.. huhuhu...

Wednesday, February 17, 2010

CERITA DARI KAMPUNG

Assalamulaikum....

Alhamdulullah, syukur pada Allah kerana masih diberi peluang untuk merasa nikmat2 Allah di muka bumi ini. Banyak yang nak diceritakan, tapi diri ini cukup malas untuk menaip. Kalau lah boleh, nak cakap je... pastu, laptop ni tolong tulis sndiri. Huhuhu.. malas sungguh SITI ZURAIDAH ni..

Chinese New Year dah lepas. Untung aku dapat pulang ke kampung bersama adik dan abang. Yup.. Mungkin ade lagi insan lain yang terpaksa bertugas atau yang terpaksa menempuh final exam dikala aku sangat gembira untuk pulang ke kampung. Aku adalah orang yang paling susah untuk pulang ke kampung. Bukan kerana malas. Kesempatan tu yang takde. Siapa yang tak suka balik kampung? Aku lah orang yang paling seronok kalau dapat pulang ke kampung. Ini la masanya nak lepaskan rindu kat family, sungai, lembu, ayam.... heheheh... Masa tuk gaduh ngan anak2 sedara... Yeah!!!

Bila dah balik kampung ni, macam2 cerita yang aku tak tahu, aku dapat tahu.. Lembu sekandang abah dah jual. Ha ni la yang aku paling tak percaya. Patut la aku balik, mak ngan ayah aku tak bising pasal lembu. Kalau tak, bising aje lembu dia masuk kebun orang, petang2 nak kena hambat segala lembu tu masuk kandang.. macam2 hal la lembu ni.. Dah di jual semuanya. Ape boleh buat, kalau dulu jual kan, adik aku takde la nak skolah jauh2. Ni kes lembu la... Malas dia nak jaga lembu tu.. Huhuhu.. Tu la adik aku. Malas!!! Sebab da takde sape kat umah tu, mak ngan ayah buat keputusan jual aje lembu tu. Takde dh yang nak tolong diorang jaga lembu tu. Ape tidaknye, diorang pun tak larat. Nak jaga kebun sawit lagi, getah lagi. Orang tua.. Tak larat nak wat keje banyak2 ni.. Takpe la, diorang jual. Takde la penat sangat nak bekerja.

Sebenarnye, lembu tu family kami jaga je.. Orang punya lembu tu. Tapi dah macam lembu sendiri. Mana taknya, dah berpuluh tahun bela... Tuan punya lembu tu baru nak bagi baka lembu baik punya, alih2 dh jual. Dah lama aku tak jumpa Tuan nye lembu nih... Tuan Zul kami panggil. Walaupun dah macam family sendiri, tapi still ber'tuan'. Dah biasa. Sejak naik pangkat jadi Ketua Polis Dang Wangi ni, nak jugak aku tgk rupanya. Hehehe.. Especially anak dia. Iqbal yang mase kecik dulu penah tembak aku ngan pistol mainan. Sakit tu.... Tau la anak polis... hehehe.... Emmmm... Lepas ni, kalau nak wat kenduri kawen, kitorang kena beli la lembu ye? Alamak!!! Bertambah la kos kawen kalau gini.. Kena keje kuat kalau camni.. Hahaha...

Udah la cerita lembu nye... Biar la dia tenang ngan tuan barunye... :) Ha.. dah alang2 citer sal kawen ni, ni pun aku baru tau mase balik kampung. Anak sedara aku nak kawen bulan 6 ni. Alahai.. Anak dulu yang kawen... Mak nye ni xde calon lagi.. Hahahaha.. aku tak sabar nak tunggu saat ni. Ye la, dh lama takde kenduri besar kat umah ni. Lagi pulak, kenduri kawen anak sedara aku yang sama umur ngan aku, yang sama2 membesar ngan kau, yang sama2 gi skolah ngan aku, yang sama2 bergaduh mase skolah dulu... Yang orang anggap aku ngan dia dh macam kembar. Mesti la aku tak sabar nak tunggu hari bahagia dia. Lagi pulak, majlis tu buat kat umah aku... Aik.. Aku dah de rumah ke? Hehehe.. Umah mak ngan abah la... So, meh la semua ye.. Datang kenduri ni nnti.. Tapi, aku harapkan majlis ni akan berjalan lancar dan bermakna buat aku yang sangat mengharapkan semua orang ade di majlis ni nanti. Ade peselisihan sket antara mereka dalam family yang mgkin akan buat majlis ini tak sempurna bagi aku. Aku harap perselisihan tu akan reda cepat. Ya Allah, Kau lembutkanlah hati mereka agar berbaik-baik... Ameen...

Ni lagi satu cerita... Cuti kali ni paling best dalam hidup aku. Dikelilingi dengan anak sedara yang tak banyak songeh. Sebelum ni, aku tension aje balik kampung coz anak2 sedara yang macam ape active nye, smpai sakit kepala dibuatnye. Kali ni, ok.. Baik aje diorang ni... Hehehehe.. Tapi, tak larat jugak nak layan diorang ni.. Ajak mandi sungai la... Baru je nak lelap mata.. Dah ade yang kejut nak mandi sungai. Ajak daki bukit la... Itu, ini... Mandi sungai boleh... Benda lain, MOK TIE kamu ni malas!!! Duk umah lagi best.. Huhuhu.. Lain kali ye anak2 ku...

Okey la.. Ade lagi nak citer sebenarnye. Tapi cukup la dulu. Panjang2 malas lak nak baca kan?Nnti de masa aku citer lagi. Insya Allah....

Wednesday, February 3, 2010

AL FATIHAH

KAU SAHABAT KAU TEMAN

Telah tiba saat waktu kau tinggalkan kami
Kerana takdir yang Maha Esa telah menetapkan
Sedih rasanya hati ini bila mngenangkan
Kau sahabatku kau teman sejati

Tulus ikhlasmu luhur budimu bagai tiada pengganti
Senyum tawamu juga katamu menghiburkan kami
Memori indah kita bersama terus bersemadi
Kau sahabatku kau teman sejati

Sudah ditakdirkan kau pergi dulu
Di saat kau masih diperlukan
Tuhan lebih menyayangi dirimu
Ku pasrah diatas kehendak yang Esa

Ya Allah,tempatkannya di tempat yang mulia
Tempat yang kau janjikan nikmat untuk hamba Mu
Sahabatku akan ku teruskan perjuangan ini
Walau ku tahu kau tiada di sisi

Perjuangan kita masih jauh beribu batu
Selagi roh masih di jasad hidup diteruskan
Sedih rasa hati ini mengenangkan dikau
Bagai semalam kau bersama kami

Moga amanlah dan bahagia dikau di sana
Setangkai doa juga Fatehah terus kukirimkan
Moga di sana kau bersama para solehin
Ku sahabatku kau teman sejati...

Assalamualaikum...

Semalam, dalam pukul 3.14 petang, aku terima masej dari sahabat aku dari dungun. Usai aku baca mesej tu, aku rasa sangat takut dan berdebar. Aku hanya mampu mengucap panjang dan aku tak akan terima lagi mesej yang mengejut seperti itu. Mesej itu berkaitan kemalangan sahabat ku di dungun... Yang mampu aku aku lakukan, aku hanya berdoa moga insan itu selamat. Hampir hilang mood aku untuk teruskan bekerja. Fikiran aku hanya pada sahabat ku yang satu ini. Pelbagai persoalan aku ajukan pada diri aku. Adakah dia akan selamat, sempatkah aku berjumpa dengannya dan ucapkan kata2 maaf... Itu yang bermain di fikiran aku. Aku hanya mampu berdoa.. Doa dan terus berdoa... Moga takde ape2..

Aku jalankan tugas aku cam biasa.. Habis waktu kerja, aku msih di ofis. Siapkan apa yang perlu. Tepat jam 7.23 malam, aku terima lagi satu mesej.. "Sahabat kita da tak dapat diselamatkan, Alfatihah". Aku tak mmpu berkata apa2. Tanpa aku sedar, air mata menitis. Aku biarkan... Biarkan terus menitis. Kerna itulah perasaan aku tika itu. Inna lilla hiwainna ilaihirajiun.... Kenal tak lama, tapi itulah ukhuwah.. Walaupun jauh, kesedihan di dungun dapat aku rasakan hingga hari ini.

Ya Allah, kau tempatkanlah sahabatku ini di kalangan orang2 yang soleh di sisi mu. Amin...

Tuesday, February 2, 2010

MAJLIS DOA SELAMAT INTEAM & KTi

Assalamualaikum.....

Muslimat KTi

Hujung minggu yang lepas, sempat aku luangkan masa untuk ke ofis Inteam di Sri Damansara sempena Majlis Doa Selamat Inteam & KTi. Ini adalah program pertama KTi tahun 2010 selepas perlantikan saf kepimpinan baru. Majlis yang simple, tapi cukup bermakna buat yang hadir kerana majlis ini adalah untuk mendoakan kesejahteraan Inteam yang bakal meneruskan perjuangan dakwah di UK pada 25 Februari nanti.

Muslimin KTi

Majlis tampak meriah dengan kehadiran sahabat2 KTi dan juga akhi2 Inteam sendiri yg bermula pada pukul 11 pagi. Aku bersama sahabat, Ulfa pada mulanya pergi dengan menaiki teksi. Kami selamat sampai di Sri Damansara, tapi pakcik teksi tu salah park kami la. Huhuhu.. Agak putus asa la nak teruskan niat ke majlis tu. Ye la, dah la tak tau jalan, datang ngan teksi lak.. Tu dikira sesat la kot kan? Masa tu, tak tau la nak mintak tolong sape. Mujur la aku ingat pada k.nana. Dia ni penah blaja kat UiTM Dungun, kawan K. Muni.. Aku pun terus dapatkan no k.nana daripada K.Muni. Dengan bantuan k.nana n k.mira, aku selamat sampai ke Ofis Inteam Records.

Makanan yang terhidang.. best!!

After smpai, tunggu la ketibaan yang lain. Dalam kul 12, majlis bermula dengan bacaan tahlil. Tak sempat nak kenal sape yang conduct tahlil tu. Hehehe.. Lepas tahlil selesai, ade ucapan ringkas sket dari Akhi Amin, kemudian, Akhi Syahril dan yang paling penting, ucapan Mr Pres kami, Saudara Husaini. Mmg mantap!!! Tanpa melengahkan masa lagi, sesi makan pun bermula... Lapor sgt dh waktu tu. Teman lah orang pertama yang amik makanan.. Huhuhu.. Sungguh tak sabor.

Buah langsat yang penuh kenangan....

Lepas makan, kami solat zohor berjemaah. Mmg best, ukhuwah yang terbina tu takkan di lupa la smpai bila2.. Aku dihantar pulang oleh orang2 kuat KTi.. Thanks korang.. Jasamu akan ku kenang.. Nanti, ade rezeki nak join lagi program KTi dan harap dapat jmpe korang lagi next time..

Tengok la sape yang amik makanan dulu tu.. Ish3.. Itulah diriku...

Cedok ufa.. jangan tak cedok.. huhuhu..

Moga ukhuwah yang terjalin antara kita sahabat2 KTi akan terus berkekalan. Marilah kita sama2 memeriahkan KTi... (^_^)